BeritaNasionalRamadhan 1447 H, Lensa Sukabumi Gelar Kajian Online dan Targetkan 4 Kali...

Ramadhan 1447 H, Lensa Sukabumi Gelar Kajian Online dan Targetkan 4 Kali Khatam Al-Qur’an

SUKABUMI – Dalam rangka menyambut dan mengisi momentum Ramadhan 1447 H, Lembaga Penelitian Sosial dan Agama (LENSA) Sukabumi bersama Rumah Perempuan dan Anak Sukabumi (RPAS) dan Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (LAKPESDAM) PCNU Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan Tadarus, Tawasul, dan Kajian Online yang dilaksanakan secara daring melalui Google Meet, Kamis (19/2/2026) malam.

Kegiatan pembukaan yang merupakan bagian dari program “Belajar Tumbuh dan Berdampak: Sebelum Tunduh Kita Bertumbuh” ini diikuti oleh para pengurus, relawan, serta peserta umum dari berbagai latar belakang. Agenda diawali dengan pembukaan oleh moderator Mia Andini S yang memandu jalannya acara dengan khidmat.

Sambutan disampaikan oleh Direktur Lensa Sukabumi, Kang Mahbub Alpariji. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh peserta menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat spiritualitas sekaligus menumbuhkan dampak sosial di tengah masyarakat.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tawasul yang dipimpin oleh Kang Daden Sukendar dari Lakpesdam Sukabumi, kemudian tadarus Al-Qur’an bersama seluruh peserta yang hadir secara daring.

Sesi inti berupa kajian Ramadhan menghadirkan narasumber Ustadz Isman Indosopa yang mengangkat tema “Adaptasi & Pondasi Saat Ramadhan.” Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya membangun pondasi ibadah yang kokoh serta kemampuan beradaptasi dengan berbagai dinamika kehidupan, agar nilai-nilai Ramadhan tidak hanya bersifat seremonial tetapi juga berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.

Direktur Lensa Sukabumi, Mahbub Alpariji, juga menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan pada pembukaan, melainkan akan berlangsung secara konsisten setiap satu pekan sekali selama bulan Ramadhan. Ia menjelaskan, pada pertemuan minggu ke-2, ke-3, dan ke-4 nantinya akan dilaksanakan khataman Al-Qur’an bersama.

“InsyaAllah kegiatan ini berjalan rutin seminggu sekali. Pada minggu ke-2 hingga ke-4 kita targetkan khataman bersama, sehingga seluruh peserta dalam satu bulan Ramadhan bisa menyelesaikan khataman Al-Qur’an hingga empat kali,” ujarnya.

Menurutnya, target tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat kolektif dalam beribadah, memperkuat kebersamaan antar peserta, serta menjadikan Ramadhan sebagai momentum peningkatan kualitas spiritual secara berjamaah.

Sementara itu, Ustadz Isman Indosopa dalam pemaparannya menambahkan bahwa membangun pondasi Ramadhan tidak cukup hanya dengan menjalankan ibadah secara formal, tetapi perlu dibarengi dengan penguatan amalan harian. Ia menuturkan bahwa pondasi tersebut dapat dibangun melalui doa yang konsisten, pelaksanaan puasa yang penuh kesungguhan, memperbanyak tadarus Al-Qur’an, serta membiasakan diri untuk melihat dan menumbuhkan hal-hal positif dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, sikap positif juga merupakan bagian dari ibadah batin yang mampu menjaga kualitas spiritual selama Ramadhan.

“Ketika puasa, tadarus, dan doa berjalan, lalu kita iringi dengan cara pandang yang positif, maka Ramadhan tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi benar-benar menjadi pondasi perubahan diri,” ungkapnya.

Kegiatan ini dijadwalkan menjadi program rutin selama Ramadhan, dengan harapan mampu memperkuat kolaborasi antar lembaga, meningkatkan literasi keagamaan, serta menghadirkan ruang spiritual yang inklusif bagi masyarakat. Panitia juga membuka partisipasi publik untuk turut serta, baik sebagai peserta tadarus maupun dalam dukungan program sosial Ramadhan yang tengah dijalankan bersama.

Featured

Terbaru

Lainnya