BeritaPenguatan Karakter OSIS SMP Almasthuriyah: Edukasi Keamanan Digital dan Pencegahan Kekerasan Berbasis...

Penguatan Karakter OSIS SMP Almasthuriyah: Edukasi Keamanan Digital dan Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender

Kegiatan Penguatan Karakter OSIS yang diselenggarakan oleh SMP Almasthuriyah berlangsung dengan penuh antusias dan diikuti oleh sekitar 80 siswa/siswi. Kegiatan ini mengusung tema “Lindungi Dirimu dan Orang Lain” sebagai upaya meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga keamanan diri, baik di lingkungan sekolah maupun di ruang digital.

Dalam kegiatan tersebut hadir dua narasumber, yaitu Mia Andini sebagai aktivis Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) dan Aas Asani selaku Sekretaris Lensa Sukabumi.

Mia Andini menjelaskan pentingnya keamanan digital dalam level individu, terutama bagi remaja yang aktif menggunakan media sosial. Ia menyampaikan bahwa menjaga data pribadi, membatasi informasi yang dibagikan di internet, serta berhati-hati dalam berinteraksi di media sosial merupakan langkah penting untuk melindungi diri dari ancaman digital. Selain itu, Mia juga menjelaskan mengenai bahaya kekerasan berbasis gender online, seperti cyber bullying, penyebaran foto tanpa izin, hingga pelecehan di media sosial.

Sementara itu, Aas Asani menyampaikan bahwa bentuk-bentuk kekerasan berbasis gender dapat terjadi di lingkungan sekitar, termasuk di sekolah dan pertemanan sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa kekerasan berbasis gender tidak hanya berbentuk fisik, tetapi juga dapat berupa kekerasan verbal, perundungan, pelecehan, diskriminasi, hingga tindakan yang membuat seseorang merasa tidak aman atau direndahkan karena gendernya. Dalam penyampaiannya, Aas juga mengajak para siswa untuk saling menghargai, berani berkata tidak terhadap kekerasan, dan tidak takut untuk melapor apabila mengalami ataupun menyaksikan tindakan kekerasan.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa terlihat aktif dan antusias mengikuti materi yang diberikan oleh kedua narasumber. Beberapa siswa juga turut membagikan pendapat serta pengalaman mengenai penggunaan media sosial dan situasi pertemanan di lingkungan sekolah, sehingga suasana kegiatan menjadi lebih hidup dan komunikatif.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa SMP Almasthuriyah dapat lebih memahami pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta bebas dari kekerasan baik secara langsung maupun di ruang digital. Kegiatan penguatan karakter seperti ini juga diharapkan dapat membentuk sikap peduli, saling menghormati, serta meningkatkan keberanian siswa dalam menjaga diri sendiri dan orang lain dari berbagai bentuk kekerasan dan penyalahgunaan teknologi digital.

Featured

Terbaru

Lainnya